Sejarah Nomor 10 di Juventus

Sejarah Nomor 10 di Juventus
Juventus membeli Carlos Tevez di bursa transfer dari Manchester City seharga 10 juta PoundsEkspektasi terhadap sosok Tevez menjadi begitu tinggi, karena dia langsung diberi jersey nomor 10. 

Secara historis, nomor punggung sepuluh Juventus tidak hanya dipakai oleh seseorang yang berskill menawan, tapi juga pemimpin sekaligus inspirator tim.

Kedatangan Carlos Tevez tidak hanya menambah amunisi striker Juventus. La Vechia Signora juga mempercayakan nomor punggung 10 yang sangat ikonik dalam sejarah perjalanan klub kepadanya.


Juventus No. 10 History..

Sejarah Nomor 10 di Juventus

Carlos Tevez telah masuk ke club #10, menyusul nama-nama hebat yang pernah sukses menjadi ikon Bianconeri. Dan ketika kita bicara soal sejarah nomor 10 Juventus, kita harus melihat nama-nama legendaris pemakai jersey no. 10 di Juventus ini:

1. Giampiero Boniperti


Sejarah Nomor 10 di Juventus
Boniperti bermain untuk Juventus dari tahun 1946 hingga 1961. Selama limabelas tahun karirnya di klub, dia berkontribusi terhadap raihan 5 gelar juara Liga Italia Serie A serta 2 Coppa Italia untuk Bianconeri. 

Dengan total 182 golnya untuk Juve di semua kompetisi, Boniperti sempat memegang rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah klub selama 40 tahun, sebelum akhirnya rekor itu dipecahkan oleh Alessandro Del Piero.

2. Omar Sivori


Sejarah Nomor 10 di Juventus

Sivori memiliki karir sepakbola yang cemerlang bersama Juventus di era 1950an dan 1960an. Selain catatan 163 gol dalam 253 pertandingan, kehebatan Sivori juga bisa dilihat dari gelar Pemain Terbaik Eropa yang pernah diraihnya pada 1961. 

Mengenai kontribusi untuk tim, Sivori turut menyumbangkan 3 Scudetto dan 2 Coppa Italia untuk Juventus. Bukan pemain sembarangan. Bahkan saat dia sudah tidak bermain, Omar Sivori masih mendapat julukan "Maradona era 60an" dari media Italia.

3. Liam Brady

Sejarah Nomor 10 di Juventus

Liam Brady hanya bermain dua musim untuk Juve, namun berhasil memborong dua trophy Liga Italia Serie A sekaligus pada 1981 dan 1982. Bermain sebagai seorang midfielder, pria asal Irlandia ini terbilang subur menjaringkan 15 gol dalam 76 pertandingannya untuk La Vechia Signora. 

Kemudian Brady cepat tergusur, karena Juventus mendatangkan seorang calon legenda besar bernama Michel Platini pada tahun 1982. Liam Brady akhirnya hijrah ke Sampdoria. Namun catatan pentingnya, dia sukses memberi kontribusi yang sangat signifikan dalam masa pengabdian yang relatif singkat.

4. Michel Platini

Sejarah Nomor 10 di Juventus

Sulit untuk diperdebatkan, Michel Platini adalah legenda besar, tidak hanya untuk Juventus tapi juga untuk dunia sepakbola secara keseluruhan. Dia mengenakan seragam zebra hitam-putih dari tahun 1982 hingga 1987. Aneka koleksi gelar individual dan berbagai piala yang diraihnya, menunjukkan seberapa hebatnya sang playmaker ini. 

Platini sukses mempersembahkan Coppa Italia 1983, Scudetto 1984 dan 1986, Piala Winner dan Piala Super Eropa tahun 1984, serta tophy Jawara Eropa dan Piala Interkontinental pada 1985. Secara individu, Platini sukses menggondol gelar Ballon d’Or tiga tahun berturut-turut: 1983, 1984, dan 1985!

5. Roberto Baggio


Sejarah Nomor 10 di Juventus

Siapa yang tidak kenal si rambut kuncir Roberto Baggio? Juventus tidak perlu waktu lama untuk mendapatkan legenda baru pasca kepergian Platini. Pada tahun 1990, Roberto Baggio didatangkan dari Fiorentina seharga 8.5 juta Pounds, memecahkan rekor transfer dunia kala itu. 

Meskipun sering berkutat dengan cedera, Baggio tetap mampu menunjukkan daya magisnya. Dia mencetak 78 gol dalam 141 pertandingan selama mengenakan jersey bernomor punggung 10 Juventus. Puncak karirnya terjadi pada tahun 1993, saat berhasil mempersembahkan gelar juara Piala UEFA, serta mencicipi manisnya award Ballon d’Or dan Pemain Terbaik Dunia FIFA

6. Alessandro Del Piero

Ini dia nama pemakai nomor 10 yang paling diingat Juventini. Alessandro Del Piero nyaris menjadi simbol bagi Juventus. Dua puluh tahun berkarir di Juve dan sebelas tahun diantaranya menjadi kapten, menunjukkan betapa besar loyalitasnya. 

Sejarah Nomor 10 di JuventusDia berkontribusi saat Bianconeri menikmati momen manis juara Liga Champions 1996, dan tetap menjadi inspirator tim saat terpuruk di Serie B gara-gara skandal Calciopoli.

Kehidupan Alesandro del Piero bersama Juventus dihiasi dengan banyak catatan manis, hingga dia memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak (290 gol) dan pemilik jumlah penampilan terbanyak (704 laga) sepanjang sejarah klub. Dia bergabung dengan Juventus pada 1993, memenangkan enam gelar Scudetto, juara Serie B, Coppa Italia, Liga Champions, dan sejumlah turnamen lainnya.

Di usianya yang ke-38, Del Piero akhirnya 'menyingkir' dan menghabiskan sisa karirnya di Sydney FC (Australia), setelah menorehkan namanya hampir di seluruh catatan rekor Juventus. 
Sejarah No. 10 Juventus
Legenda Nomor 10 Juventus

Wasiat Del Piero

Setelah Del Piero meninggalkan Juventus, nomor punggung 10 sempat mengalami masa cuti, tidak ada yang memakainya. Sebagai penghargaan kepada Del Piero, Juventus bahkan sempat berpikir untuk mempensiunkan nomor tersebut. Tapi Del Piero punya pendapat yang berbeda:

"Saya berharap siapa pun yang memakai nomor 10 bisa memiliki karir membanggakan seperti yang saya miliki dan bahkan mungkin lebih besar. Saya benar-benar tidak pernah ingin nomor itu dipensiunkan, dengan cara ini, setiap anak bisa bermimpi suatu hari nanti akan memakainya"

Beberapa nama sempat dimunculkan untuk mewarisi nomor punggung sepuluh yang punya makna historis ini. Mulai dari Buffon, Giovinco, Marchisio, Pirlo, dan Arturo Vidal. Hingga pada akhirnya, Juventus merasa telah mendapatkan pemain yang dirasa layak memakainya...

7. Carlos Tevez

Carlos Tevez datang, dan dia langsung diberi kehormatan memakai jersey kebanggan bernomor sepuluh.

"Finally Juventus have another great number 10"
Akhirnya Juventus mempunyai pemain nomor 10 lain yang hebat, demikian yang dikatakan John Elkann sang owner klub. Tevez akan mengenakan nomor sakral, dan oleh karenanya tentu saja diharapkan mampu membawa kebesaran klub seperti halnya para pemakai nomor 10 sebelumnya.


Tevez Number 10 Juve

Selama berkarier di Liga Inggris, Tevez lebih identik dengan nomor punggung 32. Dia mengenakannya di West Ham United, Manchester United, dan Manchester City. Meskipun begitu, sepertinya Tevez tidak keberatan dan justru antusias menyambut tantangan kebesaran jersey sepuluh.

"Beberapa pemain hebat sudah pernah mengenakannya sebelum saya, oleh karena itu saya akan berbuat yang terbaik setelah mengenakan nomor punggung 10" (Carlos Tevez)

Mampukah, Tevez mengemban tugasnya?

2 Responses to "Sejarah Nomor 10 di Juventus"

  1. Roberto Baggio...
    Legenda nomor 10 terbaik di Juventus...
    #versi_gue :)

    ReplyDelete
  2. Teves pasti BISAAAAAAAAAAAAA

    http://ebookqoeray.blogspot.com

    ReplyDelete

Catatan :
1. Berkomentarlah dengan baik dan sopan
2. Disarankan tidak menggunakan Anonim
3. Dilarang promosi iklan

NB : Klik pratinjau terlebih dahulu sebelum di publikasi untuk melihat tulisan yang anda tulis sudah benar atau tidak